MIKRO-TP1-M2
MODUL 2
TUGAS PENDAHULUAN 1: Percobaan 1 Kondisi 8
1. Prosedur [kembali]
1. Persiapan Alat dan Bahan
Sediakan komponen-komponen utama yang terlihat pada gambar rangkaian
Mikrokontroler: STM32F103C8
. Sensor: HeartBeat Sensor (HB1)
. Input: Push Button (untuk fungsi Interrupt) dan Potensiometer (RV1)
. Output: 3 buah LED (Merah, Kuning, Hijau) dan Buzzer (BUZ1)
. Pendukung: Resistor 220 Ohm (R1, R2, R3) dan Voltmeter untuk pemantauan tegangan
.
2. Perakitan Rangkaian
Hubungkan komponen ke pin mikrokontroler sesuai skema
HeartBeat Sensor: Output sensor dihubungkan ke pin PA0 yang dikonfigurasi sebagai input ADC
. Push Button: Dihubungkan ke pin PA1 sebagai input External Interrupt (EXTI)
. LED:
LED Hijau dihubungkan ke pin PB0
. LED Kuning dihubungkan ke pin PB1
. LED Merah dihubungkan ke pin PB10
.
Buzzer: Dihubungkan ke pin PB11
.
3. Logika Operasi (Prosedur Pengujian)
Setelah program diunggah, sistem akan bekerja berdasarkan nilai BPM (Beats Per Minute) yang terdeteksi
Inisialisasi: Sistem melakukan kalibrasi nilai ambang batas (baseline) secara adaptif dari data sensor
- LED merah dan kuning disetting selalu mati
- Ketika sensor mendeteksi adanya detak jantung, maka LED hijau akan menyala
- Ketika tidak addanya detak jantung terdeteksi, maka LED hijau akan mati
- Kondisi Normal (BPM 60-80): LED Hijau akan menyala, sedangkan LED lainnya dan Buzzer tetap mati
. - Fungsi Interrupt: Jika detak jantung berada di kondisi bahaya dan Buzzer menyala, penekanan Push Button akan memicu Interrupt Service Routine (ISR) untuk mematikan atau menyalakan ulang status Buzzer tanpa mengganggu proses pembacaan sensor utama
4. Pengamatan
Perhatikan bahwa LED hijau akan menyala selaras dengan detak jantung yang terdeteksi
Pastikan fungsi timeout bekerja: jika tidak ada detak yang terdeteksi selama 2 detik, sistem akan mengatur nilai BPM ke 0 dan mematikan semua output.
Perhatikan bahwa LED hijau akan menyala selaras dengan detak jantung yang terdeteksi
Pastikan fungsi timeout bekerja: jika tidak ada detak yang terdeteksi selama 2 detik, sistem akan mengatur nilai BPM ke 0 dan mematikan semua output.
2. Hardware dan Diagram Blok [kembali]
3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [kembali]
Prinsip kerja:
- Pembacaan Sensor: Sensor pulsa (di ujung jari) mendeteksi aliran darah dan menghasilkan sinyal listrik analog yang naik-turun seirama dengan denyut jantung.
- Konversi (ADC): Fitur ADC (Analog-to-Digital Converter) mengubah sinyal analog tersebut menjadi data digital agar bisa dibaca dan dipahami oleh mikrokontroler.
- Pemrosesan & Output: Mikrokontroler memantau data digital tersebut. Setiap kali terdeteksi lonjakan data yang menandakan terjadinya detak jantung, mikrokontroler memberi perintah agar LED Hijau menyala. Saat gelombang turun (jeda antar detak), LED dimatikan.
4. Flowchart dan Listing Program[kembali]
5. Video Demo[kembali]
-
6. Kondisi [kembali]
Percobaan 1 Kondisi 8:
Buatlah rangkaian seperti pada gambar percobaan 1 dengan kondisi LED warna menyala hijau dengan pola yang sama dengan detak jantung
7. Video Simulasi [kembali]
8. Download File [kembali]
Komentar
Posting Komentar